Panduan memberikan ASI Bagi Ibu yang Bekerja

February 6, 2018 - admin

No Comments

Tips & trik Menyusui untuk Ibu yang Bekerja

  1. Bagi Ibu yang baru melahirkan, susuilah bayi sesering mungkin. Selain sehat untuk bayi, mengeluarkan ASI secara rtutin baik untuk menjaga produksi dan kualitas ASI ibu.
  2. Memerah di tempat kerja, mengatur waktu dan durasi memerah. Ibu harus konsisten memerah di kantor agar stok ASI dapat terjaga. Jadwalkan waktu untuk memerah ASI, misalnya setiap 3-4 jam sekali pada kedua payudara. Komunikasikan hal ini kepada atasan atau kolega.
  3. Usahakan untuk menyusui selama di rumah dan memerahnya. Tubuh memberikan sinyal produksi ASI pada saat payudara ibu kosong. Produksi ASI meningkat jika sering diperah dengan catatan tetap sesuaikan dengan waktu bayi menyusui. Waktu yang baik untuk memerah dirumah adalah pada dini hari/pagi hari karena kadar hormon oksitosin tinggi sehingga produksi ASI juga tinggi.
  4. Memberikan ASI dengan menjaga kualitas nutrisi dan stabilitasnya.

Tips Memberikan & Mencairkan ASI Perah

  1. Berikan kepada bayi ASI yang pertama kali diperah.
  2. Hati-Hati dalam mencairkan dan menghangatkan ASI. Jangan merebus dalam suhu tinggi atau menggunakan microwave karena dapat merusak nutrisi dan zat antibodi yang terkandung didalamnya.
  3. Untuk mencairkan ASI beku, cairkan ASI beku dengan menyimpannya di kulkas bawah terlebih dahulu. Setelah mencair, ASI perah dapat dihangatkan dengan cara dialiri atau di rendam air hangat.
  4. Kocok ASI sebelum diberikan pada bayi dan ASI yang sudah terkena ludah bayi, jangan digunakan kembali.
  5. Jika memungkinkan, Jangan memberikan ASI perah dengan botol susu.

Waktu Menyimpan ASI

Persiapan bunda untuk bekerja kembali setelah melahirkan, salah satunya adalah menyimpan ASI untuk buah hati. Berikut ini tips menyimpan ASI:

LokasiTemp.WaktuKeterangan 
Meja, Tempat datarSuhu Kamar (20°C)6 - 8 JamBotol disimpan dalam wadah tertutup, disimpan pada suhu kamar serendah mungkin, salah satunya dengan menutupinya dengan handuk basar.
Boks pendingin dengan bahan pelapis khusus (insulated cooler bag)15 - 4°C 24 JamEs Batu diusahakan mengelilingi botol ASI dan dihindari membuka boks pendingin terlalu sering.
Lemari Es4°C3 hariLetakan ASI dibagian paling dingin (bagian belakang) dari lemari ES
Freezer pada lemari es satu pintu-15°C1 mingguSimpan ASI dibagian belakang freezer yang bersuhu paling konstan. ASI disimpan lebih dari batas waktu penyimpanan tetap aman meski diduga menyebabkan degradasi lemak hingga menurunkan kualitas.
Freezer pada lemari es dua Pintu-18°C3 - 6 Bulan
Deep Freezer-20°C6-12 Bulan

 

“Untuk bunda Yang tetap ingin memberikan ASI dan akan kembali beraktifitas, dapat berkonsultasi dengan dokter konsultan dan konselor laktasi kami di klinik laktasi RSIA ASIH”

admin

Leave a comment